Social Icons

.

.

Tuesday, July 22, 2014

Jom balik kampung!

Musim BALIK KAMPUNG makin menghampiri. Hari raya cuma tinggal seminggu saja lagi. hari ni saya nak share TIPS PEMANDUAN DI MUSIM PERAYAAN

################

Servis kereta - Pastikan kesihatan enjin kereta berada di tahap yang optimum.  Antaranya minyak hitam, air bateri (kalau guna jenis kering tak perlula...), minyak gear, sistem brek, keadaan angin dan bunga tayar, lampu dan sebagainya. Kenderaan yang diselenggara baik hanyalah asbab perjalanan yang lancar. Doa & tawakal itu wajib!

Topup Touch n Go - kebanyakan reload lane tidak beroperasi semasa pada waktu puncak musim perayaan, jadi jangan ambil risiko untuk menambah nilai kad anda setelah memasuki lebuhraya. Tambah nilai lebih awal dan secukupnya akan melancarkan perjalanan anda.

Rain repellent - Pastikan anda menggunakan rain repellent pada cermin hadapan untuk penglihatan yang lebih jelas ketika memandu sewaktu hari hujan.  Penting ni!

Isi minyak penuh - Walaupun tempat yang dituju hanya mengambil masa 2 jam kebiasaannya, contoh KL - Ipoh...pastikan anda isi minyak penuh kerana keadaan trafik musim perayaan sukar dijangka.

Rancang perjalanan - PLUS ada keluarkan jadual perjalanan kepada pengguna-pengguna PLUS. Luangkan sedikit masa anda untuk menelitinya dan merancang perjalanan dengan berkesan.

***Anda juga boleh klik PLUS Travel Time Advisory untuk menelitinya. 

Stamina mesti tinggi -  pastikan anda mendapat rehat yang cukup sebelum memulakan pemanduan.  Elakkan memandu dalam keadaan letih kerana anda akan mudah hilang tumpuan. (Untuk ini, pilihan saya adalah PERFORMANCE DRINK + CINCH TEA)

Bawa bekal dalam kereta - jika anda memilih untuk memandu pada waktu lewat petang di bulan puasa, pastikan anda  mempunyai bekalan makanan di dalam kereta.  Jadi, kalau RnR penuh bila waktu berbuka tiba takdela panik nak cari tempat makan.  Anda akan hilang fokus sekiranya perut anda lapar.

Patuhi peraturan jalan raya -  SABAR! anda bukan satu-satunya pemandu yang ingin pulang ke kampung. Bertimbang rasa dengan orang lain, yang penting anda sampai dengan selamat bukan berapa cepat anda sampai ke kampung.

Patuhi prinsip asas memandu -  jangan memandu melebihi had laju (saman ketika Ops Sikap tak boleh dapat diskaun tau...), jangan mengekori kenderaan hadapan terlalu dekat, beri isyarat apabila hendak memotong, sentiasa berwaspada dengan kenderaan dihadapan dan dibelakang anda.

Moga semua selamat sampai ke destinasi masing-masing, inshaAllah :)

Saturday, July 19, 2014

The Tragedy Of MH17 - Our Response As Muslims

Everyone was in shocked around 1145 p.m. Thursday when received news about MH17. Speechless. Numb. (at the same time Gaza was bombed again by the Zionisme Israel Apartheid laknatullah).

Allah ya Allah.
Sad & heartbreaking news is EVERYWHERE. This is indeed test from the Almighty for us to reflect & react...

just to share with you, a note from tazkirah by Mufti Ismail Menk at Masjid At Taqwa, TTDI before solat Jumaat yesterday. 

You can watch the video here:
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
MH17 is not the punishment of Allah. We cannot say that. We don't know that.

We count our age because we are time-limited. In Jannah, we stop counting because it is eternity.
Allah loves endurance in people. Our ability to endure is huge. Whatever the test might be.

Every year we move "on", comes with more tests.
Just like school. We will, however, graduate to the grave then to Jannah in shaa Allah. How we do in the annual tests then is key. Not enough to say "we believe". You will be tested to see whether you really believe.
When you are given good things, that is also a test from Allah.
It is not because of Allah's pleasure or displeasure with you. He just wants to know what you will do with those good things bestowed on you, wealth or whatever.

We should express sympathies and condolences to all affected by MH17 eventho' not Muslims because they are humans.
We can pray for the Muslims but we should also reach out to the non Muslims.
In this tragic event, everyone in the whole country is connected to the event because it was OUR airline.

In summary:
1) your time on Earth is limited, use it well and prepare for the afterlife,

2) Allah tests us with bad things as well as good things - how we react shows whether we believe. When bad things happen, we question His goodness. When good things happen, do we still remember that we need to behave well?

3) all humans are our brethren in Humanity, regardless of whether they are Muslims or not. The Prophet SAW was sympathetic to non Muslims and inquired after their health and well-being so why can't we do the same / be the same? And don't discount the non Muslims.
_________________

Innalillahiwainnailaihiraji'un

| RUBIsensei | http://ana-bikhair.blogspot.com |

Friday, July 4, 2014

TIPS daripada ayahnya Adik Musa - Hafiz Indonesia

Subhanallah. Air mata tak henti mengalir bila tonton satu rancangan HAFIZ INDONESIA yang mana Allah muliakan adik Musa dengan hafalan alQuran.

MashaAllah tabarakallah. Terfikir bagaimanalah ibu ayahnya mendidik anak ahli syurga ini sehingga sukses sampai begitu.

Hasil carian saya di Google.

Inilah 10 Tips Mendidik Anak Usia 5,5 Tahun Agar Berhasil Hafal Al-Qur'an 29 Juz

Masyarakat muslim Indonesia sangat terkesima dengan sosok anak usia 5,5 tahun bernama Musa yang berhasil menghafal Al-Qur'an sebanyak 29 juz.

Bahkan sekelas Ulama Doktor Amir Faishol yang merupakan Ahli Tafsir Al-Qur'an menangis haru dan mencium tangan Musa sebagai wujud penghormatan.

Dibalik keberhasilan Musa, ada peranan seorang Ayah Musa yang bernama La Ode Abu Hanafi.

Berikut 10 TIPS mendidik dari Ayah Musa yang dikutip dari dialog  antara admin As-Sunnah dengan Abu Musa melalui whatsapp. 

●Cari isteri sholehah yang kelak akan menjadi partner anda dalam mendidik anak.

●Tegakkan amar ma'ruf dan nahi mungkar kepada anak meskipun masih kecil

●Jauhkan dari musik dan tontonan yang merusak

●Tanamkan aqidah dan tauhid kepada anak

●Perkenalkan kepada anak siapa ahlu sholah dan siapa ahlu maksiat

●Orang tua harus mnjadi contoh anak

●Orang tua ketika amar ma'ruf dan nahi mungkar harus ada rasa tega diri mereka kepada anak-anak, Contohnya ketika mmerintahkan belajar,banyak orang tua yang tidak tega. Ingat, Emas tidak akan jadi mulianya dan berharga kecuali setelah penempaan yang luar biasa.

●Tentukan jadwal anak seketat mungkin, kapan belajar, makan, mandi, bermain, dan orangtua harus istiqomah dan jangan di remehkan dan di langgar

●Jangan terlalu memperdulikan perkataan orang dalam mendidik anak kita, tetap istiqomah dan fokus pada tujuan yang ingin dicapai.

●Meskipun ada Ketegasan dalam mendidik, orang tua juga harus tetap mempelihatkan Kelembutan kepada anak

( Sumber: Islamedia.co )

Point no 3 itu, berapa ramai daripada kita yang terleka.. kita ralit dengan fenomena Frozen sebagai contohnya.
Kita leka dengan gajet dan segala macam bentuk hiburan & yang lebih teruk lagi, kita suapkan anak-anak dengan semua ini saat otak mereka masih dalam peringkat span, menyerap segala yang diberi.

Allahurabbi. Astaghfirullah. Sama-sama muhasabah diri.

Salaam 6 Ramadhan 1435H,
Siti Rubiah

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...